Wednesday, September 16, 2020

BULU TANGKIS

 PEMBELAJARAN PERMAINAN BULU TANGKIS


A. Sejarah Permainan Bulu Tangkis

    Olahraga yang dimainkan dengan kok dan raket, kemungkinan berkembang di Mesir kuno sekitar 2000 tahun lalu tetapi juga disebut-sebut di India dan Republik Rakyat Tiongkok. Di Tiongkok, terdapat permainan yang disebut Jianzi, yang melibatkan penggunaan kok tetapi tanpa raket. Alih-alih, koknya dimanipulasi dengan kaki. Objektif permainan ini adalah untuk menjaga kok agar tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa menggunakan tangan.

     Di Inggris sejak zaman pertengahan permainan anak-anak yang disebut Battledores dan Shuttlecocks sangat populer. Anak-anak pada waktu itu biasanya akan memakai dayung/tongkat (Battledores) dan bersiasat bersama untuk menjaga kok tetap di udara dan mencegahnya dari menyentuh tanah. Ini cukup populer untuk menjadi nuansa harian di jalan-jalan London pada tahun 1854 ketika majalah Punch mempublikasikan kartun untuk ini.

    Penduduk Inggris membawa permainan ini ke Jepang, Republik Rakyat Tiongkok, dan Siam (sekarang Thailand) selagi mereka mengolonisasi Asia. Ini kemudian dengan segera menjadi permainan anak-anak di wilayah setempat mereka.

       Olahraga kompetitif bulu tangkis diciptakan oleh petugas Tentara Britania di Pune, India pada abad ke-19 saat mereka menambahkan jaring dan memainkannya secara bersaingan. Oleh sebab kota Pune dikenal sebelumnya sebagai Poona, permainan tersebut juga dikenali sebagai Poona pada masa itu.

       Para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada 1850-an. Olahraga ini mendapatkan namanya yang sekarang pada 1860 dalam sebuah pamflet oleh Isaac Spratt, seorang penyalur mainan Inggris, berjudul "Badminton Battledore - a new game" ("Battledore bulu tangkis - sebuah permainan baru"). Ini melukiskan permainan tersebut dimainkan di Gedung Badminton (Badminton House), estat Duke of Beaufort's di Gloucestershire, Inggris.

    Rancangan peraturan yang pertama ditulis oleh Klub Badminton Bath pada 1877. Asosiasi bulu tangkis Inggris dibentuk pada 1893 dan kejuaraan internasional pertamanya berunjuk-gigi pertama kali pada 1899 dengan Kejuaraan All England. Bulu tangkis menjadi sebuah olahraga populer di dunia, terutama di wilayah Asia Timur dan Tenggara, yang saat ini mendominasi olahraga ini, dan di negara-negara Skandinavia.

    Bulu tangkis datang ke Indonesia bermula pada daerah jajahan Inggris di Malaysia dan Singapura. Masuk di Indonesia di wilayah Sumatera pada 1930. Ada juga yang langsung dibawa ke Jakarta. Pada 1933, perkumpulan bulu tangkis sudah ada di Jakarta yang populer, yakni "Bataviase Badminton Bond" dan "Bataviase Badminton League". Awalnya mereka berdiri sendiri-sendiri kemudian bergabung menjadi Bataviase Badminton Unie (BBU).

    Pada 1934, terdapat kejuaraan-kejuaraan di Jawa Barat dan disekitar Pulau Jawa. Masa pendudukan Jepang pada 1942, bulu tangkis berkembang secara pesar karena suasana anti barat yang diciptakan Jepang. Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dibentuk pada 5 Mei 1951 di Bandung. Pada pertemuan tersebut tercatat sebagai kongres pertama PBSI. Dengan adanya kepengurusan tingkat pusat maka kepengurusan di tingkat daerah/propinsi menjadi cabang yang berubah menjadi Pengda (Pengurus Dareah). Sedangkan Pengcab (Pengurus Cabang) adalah nama yang diberikan kepada kepengurusan ditingkat kotamadya/kabupaten. Hingga akhir bulan Agustus 1977 ada 26 Pengda di seluruh Indonesia (kecuali Propinsi Timor-Timur) dan sebanyak 224 Pengcab. Jumlah perkumpulan yang menjadi anggota PBSI diperkirakan 2.000 perkumpulan. 

B. Sarana dan Prasarana Bulu Tangkis

     1. Raket

    a) Bahan raket : kayu dan aluminium fiberglas arang

    b) Berat raket : kurang lebih 150 gram


  2. Shuttlecock


    3. Tiang Net Bulu tangkis
        a) Tinggi tiang net : 155 cm
        b) Bahan tiang net : bahan yang cukup kuat (besi)
        c) Penampang tiang berbentuk bulat dengan garis tengah sebesar 3,8 cm
     
    4. Lapangan Bulu Tangkis



C. Gerak Manipulatif dan Non Lokomotor dalam Permainan Bulu Tangkis (Teknik Memegang Raket)

1. Teknik memegang raket cara Amerika atau American Grip

Raket dipegang pada ujung tangkainya. Bagian tangan antara ibu jari dan jari telunjuk menempel pada bagian permukaan tangkai yang pipih.


2. Teknik memegang raket forehand grip

Raket dipegang dengan bagian tangan antara ibu jari dan jari telunjuk  menempel pada bagian permukaan tungkai yang sempit.


3. Teknik memegang raket campuran atau gaya jabat tangan

Teknik memegang raket campuran sama dengan memegang raket cara Inggris tetapi setelah raket dimiringkan tangkai dipegang seperti jabat tangan.

    

4. Teknik memegang raket back hand grib   

Teknik memegang raket back hand grib sama dengan memegang raket cara Inggris, hanya raketnya diputar ke kiri hingga ibu jari lebih menekan raket. 


D. Teknik Dasar Permainan Bulu Tangksi

1. Servis

    Servis merupakan awal permulaan dimulainya pertandingan atau untuk bisa memenangkan pertandingan. Dengan kata lain, seseorang pemain tidak bisa mendapatkan angka apabila tidak bisa melakukan servis dengan baik. Namun, biasanya sevis digabungkan ke dalam jenis atau bentuk, yaitu servis forehand dan servis backhand. Servis dibagi dua macam yaitu servis panjang dan servis pendek yang bisa dijelasakan sebagi berikut.

a) Servis Forehand

    Cara melalukan sevis forehand sebagai berikut.

    1) Sikap awal berdiri kuda-kuda, salah satu tangan diletakkan samping badan bagian belakang bawah dan tangan yang lain memegang bola.

    2) Bola dipukul melambung sekuat tenaga dengan ayunan raket dari belakang ke arah depan atas dan diusahakan melambung tinggi ke arah garis belakang.



b) Servis Backhand

    Cara melakukan servis backhand sebagai berikut.

    1) Sikap awal berdiri badan condong ke depan dengan sikap kaki kuda-kuda

    2) Salah satu tangan memegang raket yang diletakkan di depan badan

    3) Tangan kiri memegang memegang shuttlecock diposisi depan perut

    4) Gerak lanjutan posisi tangan yang memegang raket mendorong maju ke depan shuttlecock 

    5) servis backhand dorongan shuttlecock diusahakan dekat dengan ketinggian net



2. Gerakan Kaki (Footwork)

    Gerakan kaki atau disebut footwork merupakan gerakan-gerakan langkah kaki yang mengatur badan untuk menempatkan posisi badan sedemikian rupa sehingga memudahkan dalam melakukan gerakan memukul kok sesuai dengan posisinya.

Langkah kaki dalam permainan bulutangkis adalah ke segala arah (sesuai datangnya bola), tetapi dapat digambarkan 8 arah mata angin :

ke depan (melangkah maju)

ke depan kanan (serong kanan)

ke kanan (memakai langkah step)

ke belakang kanan (serong}

ke belakang (langkah mundur)

ke belakang kiri (serong)

ke kiri (memakai langkah step)

ke depan kiri (serong kiri)


 

3. Pukulan Smash

    Teknik pukulan smash merupakan pukulan overhead yang dilakukan dengan kekuatan penuh dari posisi atas sehigga shuttlecock menukik tajam dengan cepat dan keras di daerah lawan. Smash sering disebut sebagai pukulan menyerang karena memang tujuan utama dari pukulan smash adalah untuk mematikan lawan. Untuk melakukan teknik pukulan smash yang baik dan sempurna dibutuhkan beberapa aspek dari kekuatan otot tungkai, lengan, bahu, dan fleksibilitas dari pergelangan tangan serta koordinasi gerakan tubuh yang harmonis. Cara melakukan pukulan smash sebagai berikut.

a) Kontak point harus tinggi, dan harus berada di depan dari badan atau tubuh pemain, bukan berada di belakang pemain.

b) Ketika memukul shuttlecock, pergelangan tangan harus tepat dan dengan cepat mengarahkan kok ke bawah atau ke arah dalam. Posisi kepala raket ketika mengenai kok harus tegak lurus terhadap kok.

c) Saat memukul shuttlecock, percepatan gerakan atau lecutan dari pergelangan tangan, sangat mempengaruhi cepat atau kerasnya laju kok. Penggunaan tenaga harus fokus, jari-jari harus cukup erat dalam memegang raket/ grip sehingga mampu menambah daya kejut saat memukul shuttlecock.



4. Pukulan Drop Shot

    Pukulan Drop Shot adalah pukulan yang dilakukan seperti smash. Perbedaannya hanya pada posisi raket pada saat akan melakukan pukulan. Jika smash di lakukan dengan kekuatan penuh, maka Dropshot hanya di pukul dengan dorongan atau sentuhan yang halus. Dropshot yang baik dilakukan jika jatuhnya shuttlecock dekat dengan net dan tidak melebihi garis ganda. Langkah-langkah melakukan pukulan dropshot yaitu sebagai berikut.

a) Pegang raket dengan pegangan forehand dan posisinya di samping bahu.

b) Posisi badan menyamping terhadap arah net, posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri. Pada saat memukul kok, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.

c) Posisi badan harus selalu berada di belakang kok.

d) Saat mengenai kok, tangan harus lurus menjangkau kok dan dorong dengan sentuhan halus.

e) Posisi akhir raket mengikuti arah kok.

f) Tetap jaga gerak langkah dan keseimbangan badan pada saat dan setelah memukul kok.



5. Pukulan Lob

    Pukulan lob adalah memukul shuttlecock setinggi mungkin mengarah jauh ke arah belakang lapangan. Cara terbaik untuk membuat diri kita lebih teratur saat berada di bawah tekanan lawan. Melakukan pukulan lob juga dapat memberi kita waktu untuk kembali masuk ke rally yang sedang dilakukan. Dengan demikian, kita kembali memiliki kesempatan untuk mencetak poin. 

a) Lob Serang

    Lob serang ada dua macam, yaitu dari atas dan dari bawah. Lob serang dari atas adalah bola diambil dari depan badan atas kepala, dilambungkan rendah dan cepat. Lob serang dari bawah adalah bola diambil dari bawah, dilambungkan agak rendah dan cepat. Tujuan dari lob serang adalah digunakan untuk menyerang.

b) Lob Penangkis

    Lob penangkis dari atas adalah bola diambil dari depan badan di atas kepala, dilambungkan tinggi dan jauh sampai garis belakang. Sebaliknya, pada lob penangkis dari bawah, bola diambil dari bawah, dilambungkan tinggi dan jauh ke belakang. Tujuan dari lob penangkis adalah untuk mempertahankan serangan.



6. Pukulan Drive

    Teknik pukulan drive dalam bulu tangkis merupakan pukulan cepat yang datar yang umumnya digunakan pada permainan ganda. Teknik ini digunakan untuk menghindari serangan lawan dan membuat lawan tersudut untuk mengangkat kok. Dalam pukulan drive dibutuhkan reflek yang cepat dan kekuatan pergelangan tangan sebab raket harus berpindah posisi dengan cepat. Selain itu, dibutuhkan juga kekuatan bahu dan pergelangan tangan saat memukul kok.




7. Pukulan Netting
    Pukulan netting adalah mengarahkan raket sedekat mungkin dengan net lawan yang harus dilakukan dengan halus serta berhati hati. Standar netting yang benar adalah kok harus dipukul perlahan akan tetapi bisa mengarah melintir tipis sangat dekat dengan net sehingga lawan akan kesulitan mengembalikan kok. 



8. Cara bermain Bulu Tangkis

    Bermain bulu Tangkis adalah olahraga raket yang dimainkan oleh dua atau empat pemain (dua lawan dua). Tujuan permainannya adalah Anda atau tim Anda harus memasukkan sebanyak 21 poin lebih dulu dari tim lawan. Anda mendapat poin tiap kali Anda berhasil mendaratkan shuttlecock ke area lawan atau ketika lawan melakukan pelanggaran yang berarti lawan gagal memukul kembali shuttlecock ke wilayah permainan Anda.
    Untuk memenangkan permainan, Anda harus lebih dulu mendapat 21 poin dan dengan selisi dua poin dari lawan. Ini berarti jika dalam permainan poin kedua pihak adalah 20-20, berarti Anda harus menang dengan poin 22-20, dan seterusnya. Jika Anda atau lawan Anda tidak bisa menang dengan selisih dua poin sampai poin kedua pemain mencapai 29-29, maka pemain yang berhasil mencapai poin 30 terlebih dahulu dianggap sebagai pemenang. Umumnya, tim atau pemain yang berhasil memenangkan dua permainan dianggap sebagai pemenang pertandingan.

Berikut beberapa hal di luar informasi lapangan dan aturan poin yang perlu Anda ketahui sebelum Anda mulai bermain:
a) Lempar koin atau lakukan kontes kecil untuk menentukan siapa yang melakukan service pertama dan memilih sisi lapangan.
b) Service pertama di badminton selalu dimulai dari sebelah kanan.
c) Jika serve yang dilakukan melanggar aturan, maka lawan mendapat poin dan berhak melakukan service. Hak melakukan serve selalu berpindah ke pemain atau tim yang berhasil mencetak poin.
d) Untuk memudahkan Anda mengetahui di sebelah mana Anda harus membawa service, ingat aturan sederhana ini: jika poin pemain yang membawa service ganjil, maka dia harus melakukan service di sebelah kiri area service. Jika genap, di sebelah kanan.
e) Untuk nomor ganda, jika misalnya Anda yang membawa service pertama, lalu kehilangan poin (dan hak service), tapi kemudian berhasil mencetak poin dan merebut kembali hak service, maka pemain yang melakukan service adalah rekan tim Anda. Jika setelah itu tim Anda kembali mencetak poin, pemain yang membawa service tetap rekan tim Anda. Anda baru akan melakukan service jika kehilangan hak service lalu merebutnya kembali.
f) Setelah akhir pertandingan, masing-masing tim atau pemain bertukar sisi lapangan, dan tim atau pemain yang memenangkan permainan sebelumnya berhak melakukan service pertama di permainan berikutnya.

Sunday, September 6, 2020

PERMAINAN KASTI

 KOMBINASI GERAK DASAR LOKOMOTOR, NON LOKOMOTOR, DAN MANIPULATIF DALAM PERMAINAN KASTI


      Permainan kasti merupakan salah satu permainan beregu yang populer dikalangan sekolah maupun di Indonesia. Permainan kasti juga tidak membutuhkan biaya yang banyak. Ada beberapa unsur yang perlu diperhatikan seperti kekompakan, ketangkasan, dan kecepatan. Biasanya permainan kasti dilakukan dilapangan terbuka dan di mainkan pada anak-anak Sekolah Dasar guna melatih kedisiplinan diri serta memupuk rasa kebersamaan dan juga solidaritas antar teman. 

    Permainan kasti ini memerlukan waktu yang agak panjang. Permainan kasti membutuhkan gerak seluru tubuh. Gerakan yang digunakan dalam permainan kasti diantaranya gerak dasar lokomotor, gerak dasar non lokomotor, dan gerak dasar manipulatif. Hampir seluruh otot tubuh bekerja keras pada waktu bermain kasti. Bagian tubuh yang bekerja lebih keras dari yang lainya, yaitu otot kaki. Otot kaki digunakan untuk berlari, mengejar bola, mengejar lawan, dan berlari menghindari kejaran lawan. Ada  beberapa keterampilan yang harus dipelajari agar menjadi pemain kasti dengan baik. Keterampilan itu, antara lain gerak melempar bola, gerak menangkap bola, dan gerak memukul bola. 

 A. Gerak Dasar Manipulatif dan Non Lokommotor dalam Permainan Kasti (Melempar Bola)

        Melempar bola pada permainan kasti merupakan teknik dasar yang harus dikuasai pada pemain kasti. Melempar bola tepat ke sasaran yang dituju akan mempermudah untuk mematikan lawan. Ada beberapa macam lemparan pada permainan bola kasti yang perlu diperhatikan sebelum melakukan permainan antara lain melempat bola lambung, melempar bola datar atau samping, dan melempar bola menyusur tanah atau menggelinding. Cara melakukan melempar dapar dijelaskan sebagai berikut.

1. Melempar Bola Lambung

    Cara melakukan lemparan bola melambung yaitu sebagai berikut.

a) Diawali dengan posisi kaki kiri di depan (Jika yang melempar menggunakan tangan kanan)

b) Tangan kanan memegang bola di depan dada

c) Kemudian tangan kanan mengayun ke belakang bahu sebelah kanan.

d) Pandangan lurus ke depan

e) Ayun tangan kanan posisi ke atas dan lembungkan bola ke atas di lanjutkan dengan melepas bola saat tangan berada di atas

f) Setelah bola terlepas di ikuti kaki kanan melangkah ke depan untuk menjaga keseimbangan


Gambar 1. Melempar Bola Lambung

2. Lempar Bola Mendatar

    Cara melakukan teknik dasar lempar bola mendatar yaitu sebagai berikut.

a) Bola diletakkan pada telapak tangan kanan atau kiri dan jari-jari menggenggam erat bola.

b) Salah satu kaki depan sesuaikan dengan tangan yang memegang bola. Bila melempar dengan tangan kanan, kaki kiri ada di depan. 

c) Saat tangan akan melempar, posisikan badan sedikit condong ke belakang dan berat badan berada pada kaki yang ada dibelakang

d) Bola di ayun dari samping kepala, siku ditekuk, lakukan ayunan yang kuat dari pinggang dang tangan yang melempar

e) Arahkan bola ke depan lurus dan datar




Gambar 2. Lemparan Bola Mendatar

3. Lempar Menyusur Tanah

    Cara melakukan teknik dasar lemparan menyusur tanah yaitu sebagai berikut.

a) Letakkan bola pada telapak tangan kanan atau kiri dan jari-jari menggenggam erat bola.

b) Salah satu kaki ke depan sesuaikan dengan tangan yang memegang bola. Apabila melempar dengan tangan tangan kanan, kaki kiri ada di depan, tetapi bila melempar dengan tangan kiri, kaki kanan ada di depan.

c) Saat tangan akan melempar, posisi badan sedikit membungkuk, dan berat badan berada pada kaki ayang ada di belakang.

d) Bola di ayun dari bawah dengan memberikan ayunan yang kuat dari tangan yang akan melakukan lemparan, diiringi pergantian berat badan ke kaki depan

e) Arahkan bola rendah ke depan dan menyusur tanah atau bola menggelinding  

Gambar 3. Lemparan Menyusur Tanah

B. Gerak Manipulatif dan Non Lokomotor dalam Permainan Kasti (Menangkap Bola)

        Keterampilan menangkap bola merupakan salah satu teknik dasar pada permainan kasti. Teknik menangkap bola bisa dilakukan dengan satu tangan atau dengan dua tangan. Ada beberapa cara melakukan teknik dasar menangkap bola yang tergantung dari arah datangnya bola yang akan di tangkap. Berikut ini akan dijelaskan teknik dasar menangkap bola yaitu sebagai berikut.

1. Menangkap Bola Lambung

    Teknik atau cara menangkap bola melambung dengan dua tangan adalah sebagai berikut.

a) Berdiri tegak dan perhatikan arah datangnya bola

b) Semua jari-jari tangan dibuka dan ditekuk sedikit sampai membentuk setengah liingkaran

c) Rapatkan kedua pergelangan tangan sehingga membentuk seperti kantung

d) Kaki bergerak melangkah untuk menyambut datangnya bola

e) Setelah bola mendekat, arahkan "kantung"tangan ke atas, kemudian bola ditarik ke bawah samping dada 

Gambar 4. Menangkap Bola Lambung

2. Menangkap Bola Datar

    Cara melakukan teknik dasar menangkap bola datar sebagai berikut.

a) Posisi awal bediri tegak

b) Arahkan pandangan ke arah datangnya bola yang dilempar

c) Saat menangkap bola posisi badan tegak dan kaki sedikit dibuka

c) Bengkokkan siku kemudian diangkat ke depan setinggi dada

d) Lemaskan serta regangkan jari-jari

e) Tangkaplah bola dengan baik dan benar

Gambar 5. Menangkap Bola Datar

3. Menangkap Bola Menyusur Tanah

    Cara melakukan teknik dasar menangkap bola menyusur tanah sebagai berikut.

a) Badan membungkuk dan kesua kaki dibuka sejajar selebar bahu

b) Kamu bisa juga melakukan dengan posisi jongkok, salah satu lutut menempel di lantai

c) Kedua tangan membentuk cekung menjulur ke bawah menyambut datangnya bola

d) Pandangan mengarah ke bola

e) Setelah bola tertangkap, rapatkan jari-jari tangan dan tarik mengarah ke samping atas

Gambar 6. Menangkap Bola Menyusur Tanah

C. Gerak Manipulatif dalam Permainan Kasti (Memukul Bola)

        Awal dimulainya permainan kasti adalah memukul bola. Memukul bola termasuk dari teknik dsar pada permainan bola kasti. Bola dinyatakan hidup apabila bola berhasil dipukul dan masuk ke dalam lapangan. Pemukul yang digunakan pada permainan kasti terbuat dari kayu. Beberapa cara memukul yang biasanya digunakan pada permaian kasti yang akan dijelaskan sebagai berikut. 

1. Pukulan Mendatar

    Pukulan mendatar sering digunakan untuk peserta pertandingan kasti. Pukulan mendatar menghasilkan gerakan bola yang arahnya datar dan keras. Bola yang dipukul dengan pukulan mendatar sulit untuk ditangkap. Cara melakukan teknik dasar memukul bola mendatar sabagai berikut.

a) Pukulan mendatar dilakukan dengan posisi kaki kiri didepan dan tangan kanan memegang pemukul 

b) Lalu tarik pemukul ke samping badan, pemukul sejajar bahu

c) Kedua kaki di buka sejajar dengan selebar bahu

d) Badan sedikit condong ke kanan dan berat badan berada di kaki kanan

e) Tangan kiri lurus ke depan sebagai tanda permintaan tingginya lemparan bola dari pelambung

f) Setelah bola datang, pukul bola dengan keras supaya jauh

g)  Pukulan mendatar menghasilkan arah bola bergerak dengan cepat ke depan

Gambar 7. Memukul Bola Mendatar


2. Pukulan Dari Atas/Pukulan Menyusur Tanah

    Cara melakukan teknik dasar memukul bola lambung yaitu sebagai berikut. 

a) Posisi awal, berdiri dengan satu kaki di depan.

b) Berat badan berapa pada kaki kanan

c) Pegang pemukul dengan tangan kanan atau tangan kiri

d) Tangan yang memegang pemukul ditarik ke belakang atas

f) Pandangan ke arah datangnya bola

g) Tangan lurus ke depan sebagai tanda permintaan tingginya lemparan bola dari pelambung

h) Ayunkan pemukul ke arah bola dengan memantulkan bola ke bawah agar arah bola menyusur tanah

i) Setelah bola datang, pukul dengan keras supaya bola menjauh. Pukulan dari atas akan menghasilkan gerak bola yang arahnya ke bawah dan pendek 

Gambar 8. Pukulan dari atas

3. Pukulan Dari Bawah

    Cara memukul bola rendah yaitu dapat dijelaskan sebagai berikut.

a. Pegang pemukul dengan tangan kanan lalu tarik pemukul ke samping bawah 

b. Kaki kanan di belakang dan kaki kiri di depan

c. Berat badan berada di kaki kanan

d. Tangan kiri lurus ke depan sebagai tanda permintaan tinggi lemparan bola dari pelambung

e. Setelah bola datang, pukul dengan keras supaya bola bisa melambung tinggi


Gambar 9. Pukulan dari bawah

D. Perlengkapan dan Aturan Permainan Kasti

1. Perlengkapan Kasti
    Perlengkapan yang perlu dipersiapkan untuk bermain kasti, antara lain sebagai berikut.
a. Kayu pemukul
    Terbuat dari kayu yang berukuran panjang 70-80 cm dan keliling sekitar 15 cm
    Kayu pemukull berbentuk panjang da bulat, tetapi ada sebagian sedikit datar kira-kira selebar 5 cm
b. Bola kasti ( biasanya menggunakan bola tenis lapangan atau bola kasti yang dilapisi karet dan dalamnya berisi serabut kelapa)
c.   Bendera kecil untuk tempat hinggap (hong)
d. Kapur tabur (untuk garis lapangan)
e. Peluit
f. Nomor dada
g. Papan pencatat nilai
h. Lapangan


Gambar 10. Lapangan Kasti



Gambar 11. Pemukul dan Bola Kasti

2. Peraturan Permaian Kasti  

    Permainan kasti tidak memiliki induk organisasi seperti permainan sepak bola, bola voli, dan tenis meja karena tidakk dipertandingkan baik secara nasional maupun internasional sehingga permainan kasti tidak memiliki peraturan yang baku. Peraturan kasti yang sering digunakan adalah sebagai berikut.

a) Permainan kasti dipimpin oleh seorang wasit, dua orang penjaga garis, dan satu orang pecatat nilai.

b) Lama permainan 2 x 30 menit dan waktu istirahat 10 menit

c) Permainan kasti terdiri dari dua regu, yaitu ada satu regu pemukul dan regu penjaga. Setiap regu dalam satu tim terdiri dari 12 orang.

d) Regu yang menunggu giliran memukul memasuki ruang bebas, kecuali pemain yang mendapatkan giliran memukul dan pemain yang berada di tempat hinggap.

e) Setiap pemain memiliki kesempatan 1 kali kesempatan memukul, kecuali pemain pemukul terakhir memiliki kesempatan 3 kali memukul

f) Bola dinyatakan hidup apabila berhasil dipukul dan masuk ke dalam lapangan

g) Bola dinyatakan mati apabila tidak berhasil dipukul atau bola berhasil dipukul, tetapi keluar lapangan.


3. Cara Bermain Kasti  

    Cara bermain kasti bisa dijelaskan berikut ini.

a) Regu pemain maju satu per satu sesuai dengan nomor urutan ke ruang pemukul

b) Bola dilambungkan oleh salah seorang regu penjaga dari ruang pelambung

c) Setelah bola dipukul, pemain meletakkan pemukulnya di ruang pemukul, kemudian lari keruang hinggap

d) Apabila bola berhasil dipukul masuk ke lapangan bola dinyatakan hidup. Pemain lari ke tempat hinggap pertama atau boleh lari langsung ke tempat hinggap ke dua atau pun ke tiga dan apabila sudah melewati semua tiang hinggap pemain boleh pulang langsung ke ruang bebas.

e) Apabila bola tidak berhasil di pukul, maka dinyatakan bola mati dan tidak mendapatkan nilai. Akan tetapi pemain harus tetap lari ke tempat tiang hinggap pertama dan boleh lari ke taing hinggap berikutnya setelah pemain berikutnya berhasil memukul.

f) Pergantian permain dilakukan setelah regu penjaga berhasil melempat bola ke tubuh salah satu regu pemain yang sedang bermain di lapangan. Pergantian pemain juga bisa dilakukan otomatis apabila regu penjaga berhasil menangkap bola langsung yang dipukul pemain (sebanyak tiga kali tangkapan)


4. Penilaian Pada Permainan Kasti

a) Nilai 0 diberikan pada pemain yang tidak berhasil memukul bola (bola mati)

b) Nilai 1 diberikan kepada pemain yang berhasil memukul bola (bola hidup) dan dapat sampai kembali ke ruang bebas, tetapi sempat berhenti di tempat hinggap.

c) Nilai 2 diberikan kepada pemain yang berhasil memukul (bola hidup) dan bisa melewati 3 tempat hinggap sekaligus dalam satu putaran dengan selamat (tidak berhenti di tempat hinggap)   

Thursday, August 13, 2020

PERMAINAN BASKET

 VARIASI GERAK DASAR PERMAINAN BOLA BESAR (BOLA BASKET)



A. Variasi Gerak Dasar

    Variasi Gerak Dasar merupakan gerakan dasar yang dipadukan dengan gerakan baru atau dikembangkan menjadi gerakan yang baru. Variasi gerak dasar terdapat 3 yaitu:

1. Gerak dasar lokomotor, merupakan keterampilan gerakan yang dilakukan oleh seseorang yang ditandai dengan proses perpindahan tempat dari tempat asal ke tempat yang lain. Gerakan lokomotor biasanya digunakan manusia untuk melakukan transportasi.

Contoh gerakan lokomotor : Berlari dan melompat, berlari dan meloncat.

2. Gerak dasar non lokomotor, merupakan keterampilan gerak yang dilakukan tanpa memindahkan tubuh dari posisi tempatnya.

Contoh gerak non lokomotor : Passing Bola Setinggi Dada (Chest Pass), Passing Memantul Lantai (Bounce Pass), Passing di Atas Kepala (Overhead Pass), Passing Bola Menggunakan Satu Tangan, dan Pivot.

3.  Gerak Dasar manipulative merupakan keterampilan gerak yang menggunakan alat atau melibatkan penguasaan terhadap sebuah objek seperti menangkap, melempar, dan bergerak bersama.

    Contoh gerak dasar manipulatif : Menggiring bola, Shooting bola, Lay up.


B. Bola Basket

1. Sejarah Bola Basket

        Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England. Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario, Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.
        Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.
      Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr.James Naismith. Basket adalah sebutan yang diucapkan oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditempatkan di seluruh cabang di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun dilaksanakan di seluruh kota-kota negara bagian Amerika Serikat.
       Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah melalui lemparan. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith.
        Bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh penduduk Amerika Serikat dan penduduk di belahan bumi lainnya, antara lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia. Banyak kompetisi bola basket yang diselenggarakan setiap tahun, seperti British Basketball League (BBL) di Inggris, National Basketball Association (NBA) di Amerika, dan Indonesia Basketball League (IBL) di Indonesia.
        Ada 3 posisi utama dalam bermain basket, yaitu: 
1) Forward merupakan pemain yang tugas utamanya adalah mencetak poin dengan memasukkan bola ke keranjang lawan
2) Defense merupakan pemain yang tugas utamanya adalah menjaga pemain lawan agar pemain lawan kesulitan memasukkan bola
3) Playmaker merupakan pemain yang menjadi tokoh kunci permainan dengan mengatur alur bola dan strategi yang dimainkan oleh rekan-rekan setimnya.

2. Sarana dan Prasarana Permainan Bola Basket
        
a) Bola Basket
    Keliling bola yang digunakan dalam permainan bola basket adalah 75 cm – 78 cm. Sedangkan berat bola adalah 600 – 650 gram. Jika bola dijatuhkan dari ketinggian 1,80 meter pada lantai papan, maka bola harus kembali pada ketinggian antara 1,20 – 1,40 meter.


Gambar 1. Bentuk Bola Basket

b) Bentuk Lapangan

    Lapangan bola basket berbentuk persegi panjang dengan dua standar ukuran, yakni panjang 28,5 meter dan lebar 15 meter untuk standar National Basketball Association dan panjang 26 meter dan lebar 14 meter untuk standar Federasi Bola Basket Internasional. Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket memiliki panjang jari-jari yaitu 1,8 meter.

    Jumlah pemain dalam permainan bola basket adalah 5 orang dalam satu regu dengan cadangan 5 orang. Sedangkan jumlah wasit dalam permainan bola basket adalah 2 orang. Wasit 1 disebut referee sedangkan wasit 2 disebut umpire.

     Waktu permainan 4 x 10 menit jika berpedoman dengan aturan Federasi Bola Basket Internasional. Versi National Basketball Association waktu bermain adalah 4 x 12 menit. Di antara babak 1, 2, 3, dan babak 4 terdapat waktu istirahat selama 10 menit. Bila terjadi skor yang sama pada akhir pertandingan harus diadakan perpanjangan waktu sampai terjadi selisih skor. Di antara dua babak tambahan terdapat waktu istirahat selama 2 menit. Waktu untuk lemparan ke dalam yaitu 5 detik.

     Panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter sedangkan lebar papan pantul bagian luar adalah 1,20 meter. Dan panjang papan pantul bagian dalam adalah 0,59 meter sedangkan lebar papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.
    
    Jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter. Sementara jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter. Ring basket memiliki panjang yaitu 0,40 meter. Sedangkan jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir adalah 1 meter.

    Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter dengan ukuran lebar garis yaitu 0,05 meter. Panjang garis akhir lingkaran daerah serang yaitu 6 meter. Sedangkan panjang garis tembakan hukuman yaitu 3,60 meter.


Gambar 2. Bentuk dan Ukuran Lapangan Bola Basket

c) Peraturan Pertandingan

    Aturan dasar pada permainan Bola Basket adalah sebagai berikut:

1) Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
2) Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
3) Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
4) Bola harus dipegang di dalam atau di antara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
5) Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
6) Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
7) Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
8) Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
9) Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
10) Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
11) Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
12) Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
13) Pihak yang berhasil memasukkan bola ke ring terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang


C. Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Bola Basket

1. Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor  dalam Permainan Bola Basket

a) Melangkah dan Melompat

    Pada gambar 3 di bawah ini aktivitas variasi dan kombinasi gerak dasar lokomotor melangkah dan melompat. Pada aktivitas gerakan melangkah dan melompat menggunakan satu kaki tanpa menggunakan bola merupakan dasar dari teknik dasar bola basket yaitu slam dunk tanpa bola. Cara melakukan melompat dan melompat yaitu sebagai berikut.
1) Posisi berdiri tegak pandangan ke depan
2) Gerakan lanjutan yaitu 3 langkah kaki ke depan diimbangi dengan kecepatan
3) Melompat dengan 1 kaki di ikuti dengan ayunan kedua tangan ke atas seperti gerakan slam dunk pada bola basket. 


Gambar 3. Melangkah dan Melompat

b) Melangkah dan Meloncat

    Pada gambar 4 di bawah ini aktivitas variasi dan kombinasi gerak dasar lokomotor melangkah dan meloncat. Pada aktivitas gerakan melangkah dan meloncat menggunakan dua kaki tanpa menggunakan bola merupakan dasar dari teknik dasar bola basket yaitu slam dunk tanpa bola. Cara melakukan melangkah dan meloncat yaitu sebagai berikut.
1) Posisi berdiri tegak pandangan ke depan
2) Berjalan diikuti gerakan meloncat, kemudian gerakan lanjutan yaitu 2-3 langkah kaki ke depan diimbangi dengan kecepatan
3) Meloncat dengan 2 kaki di ikuti dengan ayunan kedua tangan ke atas seperti gerakan slam dunk pada bola basket. 
4) Posisi akhir, berdiri dan telapak tangan menghadap bawah
5) Variasi gerak dasar ini sebagai persiapan menembak bola ke ring basket
Gambar 4. Berlari dan Meloncat

2. Variasi  Gerak Dasar Non Lokomotor dalam Permainan Bola Basket
        Passing adalah seni memindahkan momentum bola dari satu pemain ke pemain lain. Melakukan passing haruslah dilakukan secara cepat dan tepat untuk mendapatkan peluang memasukan bola sebanyak-banyaknya (Mielke, 2007:45). Passing merupakan salah satu kunci keberhasilan serangan sebuah tim dan sebuah unsur penentuan tembakan-tembakan yang berpeluang besar mencetak angka.
Pada permainan bola basket, ada beberapa variasi gerak non lokomotor. maka macam-macam variasi gerak non lokomotor pada permainan bola basket.
a) Berdiri dan mengayun lengan 
Pembelajaran ini dilakukan tanpa bola. Awalnya, posisi dalam sikap berdiri dan kedua kaki dibuka selebar bahu. Kemudian, menekuk kaki dan badan agak membungkuk. Salah satu lengan (kanan misalnya) melakukan gerakan seolah-olah memantulkan bola. Lengan satunya (kiri) diangkat untuk menjaga keseimbangan tubuh.
Gambar 5. Berdiri dan mengayun lengan

Cara melakukan sikap berdiri dan mengayun lengan sebagai berikut.
Posisi awal berdiri, kedua kaki dibuka selebar bahu. Kedua tangan seolah-olah memegang bola di depan dada. Ayunkan lengan dengan mendorong ke depan. Luruskan kedua lengan setinggi dada. Lakukan aktivitas ini bersama temanmu dengan disiplin dan tanggung jawab

b) Menarik dan mengayun lengan
Variasi gerak dasar nonlokomotor ini dilakukan dengan kedua tangan. Posisi awal berdiri, kedua kaki dibuka selebar bahu. Kedua tangan diluruskan ke depan. Kemudian, lakukan gerakan mengayunkan lengan ke badan. Tarik lengan mendekat badan dengan menekuk siku. Lakukan gerakan ini dengan disiplin dan tanggung jawab.
Gambar 6. Menarik dan mengayun lengan

3. Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Non Lokomotor dalam Permainan Bola Basket
a) Passing Bola Setinggi Dada (Chest Pass)
        Pada teknik passing atau mengumpan bola satu ini, lakukan dengan posisi bola berada tepat di depan dada. Gunakan lemparan 2 tangan supaya hasil lemparan atau umpanan bisa lurus kepada teman setim yang Anda targetkan. Teknik ini tergolong yang paling simpel di mana keakurasiannya juga yang tertinggi sehingga tingkat kegagalan rendah. Pada teknik chest pass ini, ada sedikit tips supaya pemain bisa menghindari lawan dapat membaca pergerakannya, yakni dengan memanfaatkan gerakan tipuan. Gerakan tipuan yang dimaksud di sini adalah mencoba untuk tak melihat teman setim Anda secara langsung supaya lawan kesulitan dalam upayanya merebut bola dari kita.
        Chest pass merupakan cara melakukan passing dari depan dada. Operan ini digunakan untuk jarak pendek dengan jarak 5 - 7 meter. Teknik ini membutuhkan otot lengan yang kuat dan cepat laju bola tergantung pada kekuatan otot lengan, cara melakukan teknik ini haruslah benar agar mendapatkan hasil yang maksimal.
Cara Melakukan Lemparan Bola Setinggi Dada (Chest Pass) yaitu sebagai berikut.
1. Posisi awal badan tegak pandangan ke depan
2. Posisi siku dibengkokkan ke samping sehingga bola di depan dada.
3. Posisi ke dua kaki sejajar atau kuda-kuda selebar bahu.
4. Bola didorong ke depan dengan kedua tangan sambil meluruskan lengan diakhiri dengan lecutan pergelangan tangan.
5. Saat melakukan dorongan bola ke depan di barengi dengan gerakan satu kaki ke depan yang bermaanfaat untuk tambahan tekanan bola.
Gambar 7. Passing Bola Setinggi Dada (Chest Pass)

b) Passing Memantul Lantai (Bounce Pass)

    Teknik mengoper bola satu ini biasanya dilakukan pemain dengan bola dipantulkan ke bawah lalu teman setimlah yang akan menerimanya. Tujuan utama dilakukannya teknik pengoperan ini adalah supaya hadangan lawan bisa kita hindari. Tujuan penggunaan teknik ini mirip dengan chest pass, tapi praktik gerakannya saja yang berbeda. Lawan bisa juga kita kecoh dengan operan teknik ini, terutama saat kita sedang dihadang untuk melakukan teknik block terhadap laju kita. Hanya saja, teknik bounce pass juga memiliki kelemahan, yakni tak dapat melakukan passing jauh sebab agak sulit dan bahkan tak memungkinkan apabila hendak menciptakan pantulan sampai jarak jauh. Ini juga karena laju bola kecepatannya tak bisa dibandingkan dengan chest pass.
    Bounce pass merupakan cara melakukan operan dengan bola dipantulkan ke lantai. Teknik bounce pass digunakan ketika ada pemain lawan dan tidak ada ruang untuk memberikan bola kepada kawan, alternatifnya menggunakan teknik bounce pass dengan memantulkan bola terlebih dahulu. Cara melakukan teknik bounce pass yaitu sebagai berikut.
1. Posisi awal berdiri tegak pandanga ke depan.
2. Posisi tangan berada di depan dada yang di pegang 2 tangan
3. Bola dilepas atau didorong dengan tolakkan dua tangan menyerong ke bawah dari letak badan lawan.
4. Pada saat melakukan dorongan di imbangi dengan derakan kaki kanan atau kaki kiri ke depan yang bertujuan untuk menambah pantulan bola
5. Bila berhadapan dengan lawan bola diarahkan ke samping bawah lawan kanan ataupun kiri. 
Gambar 8. Passing Memantul Lantai (Bounce Pass)


c) Passing di Atas Kepala (Overhead Pass)
        Selain operan dari dada, ada pula teknik operan yang dilakukan dengan posisi bola ada pada sisi atas kepala. Dalam melakukan umpan ini, biasanya tujuannya adalah untuk counter attack di mana lemparan bola dibuat jauh ke area pertahanan lawan. Jika kita juga dikawal ketat oleh lawan, teknik ini juga bisa digunakan untuk membebaskan diri. Ketika melakukan teknik ini, ini adalah solusi terbaik ketika lawan mengepung hendak merebut bola dari kita. Menerapkan teknik ini akan mencegah perebutan bola oleh lawan sebab Anda tak mampu memaksakan membawa bola dalam tangan Anda secara terus-menerus dalam kondisi yang susah untuk melalui penjagaan ketat lawan.
        Overhead pass merupakan cara passing bola basket dari atas kepala. Modal dari teknik overhead pass ini adalah postur tubuh yang tinggi. Cara melakukan overhead pass yaitu sebagai berikut. 
1. Posisi awal badan tegak dan pandangan ke depan atau teman tim 
2. Posisi kedua kaki di buka selebar bahu
3. Posisi bola dipegang dengan kedua tangan dan berada di atas kepala atau cenderung agak di belakang kepala.
2. Bola dilempar menggunakan ke dua tangan dengan lecutan pergelangan tangan arahnya agak menyerong ke bawah disertai dengan meluruskan lengan.
3. Lepaskan bola dari tangan juga menggunakan jentikan jari tangan.
4. Bila berhadapan dengan lawan, untuk mengamankan bola dapat dilakukan dengan meninggikan badan, yaitu dengan mengangkat tumit.
Gambar 9. Passing
 di Atas Kepala (Overhead Pass)


d) Passing Baseball Pass 

   Operan baseball digunakan buat mempermudah operan saat musuh terlalu dekat sementara posisi teman tim cukup jauh. Menggunakan operan baseball akan menyulitkan musuh merebut bola. Waktu yang sempurna menggunakan baseball pass ketika lawan berada di depan serta posisi teman tim relatif jauh. Operan jarak jauh yang dilakukan dari lebih setengah panjang lapangan. Operan ini tidak terlalu akurat namun berguna pada serangan cepat.
    Terdapat teknik-teknik spesifik yg perlu diketahui serta di kuasai seorang pemain basket tentang bagaimana cara melakukan baseball pass yang benar. Berikut merupakan cara-cara melakukan baseball pass berdasarkan standar permainan bola basket:
1) Posisi badan siap menggunakan salah satu kaki maju ke depan dan bola dipegang menggunakan satu tangan.
2) Bola dipegang oleh tangan yg lainnya, tepatnya yang tidak mengoper bola
3) Pindahkan berat badan ke belakang kemudian arahkan bola menggunakan memakai ke dua tangan sempurna pada belakang bahu berasal sisi yang akan melempar bola.
4) ketika akan melakukan operan bola, tangan yang melakukan operan mengayun ke depan atas
5) Lepaskan bola saat tangan lurus ke depan.


Gambar 10. Passing
 Baseball Pass


e) Pivot
      Pivot yang berarti tumpuan ini merupakan teknik dasar yang juga cukup banyak digunakan oleh para pemain bola basket sewaktu pertandingan. Teknik pivot ini biasanya dipakai untuk dapat melakukan gerak tipu terhadap pihak lawan. Caranya adalah dengan menggerakkan badan di mana salah satu kaki menjadi tumpuannya di mana kedua tangan tetap menjadi penjaga bola dari serangan lawan. Pada teknik pivot, yang paling penting adalah tak boleh menggeser kaki saat memutar badan dan ini sudah menjadi aturannya, terutama kaki yang digunakan untuk menumpu tubuh. Pilih kaki yang paling kuat sebagai tumpuannya ketika memutar badan supaya gerakan tipuan bisa sukses. Kaki lainnya sangat boleh digerakkan asal kaki tumpuannya tak Anda geser.
        Pivot atau gerakan berporos merupakan usaha seorang pemain bola basket untuk mengubah arah dari hadangan lawan dengan satu kaki tetap berpijak atau menempel pada lantai lapangan permainan. Cara melakukan teknik pivot yaitu sebagai beriku.
1. Bila mendapat bola dengan posisi sejajar, boleh melangkahkan kaki ke segala arah dengan salah satu kaki sedangkan kaki yang satu tetap kontak dengan lantai sebagai poros.
2. Bila mendapat bola saat posisi berlari dan berhenti dalam posisi kaki tidak sejajar maka yang menjadi poros adalah kaki belakang.(Ahmadi (2007:22)

        Gerakan teknik pivot dalam bola basket jika dibaca dalam teorinya kelihatannya sederhana, namun diperlukan keterampilan sehingga tidak sampai melakukan kesalahan atau pelanggaran. Berikut ini adalah langkah - langkah cara melakukan teknik pivot dalam bola basket :
1) Pertama-tama pilihlah salah satu kaki yang akan di jadikan Poros putaran badan, dianjurkan menggunakan kaki yang memiliki kekuatan contohnya kaki kanan (Untuk kidal menyesuaikan).
2) Gunakan kaki yang satunya untuk melangkah ke segala arah, dan kaki yang satunya tetap berfungsi sebagai poros.
3) Ketika melakukan putaran kaki yang digunakan sebagai poros tidak boleh bergeser.
4) Setelah selesai melakukan gerakan Pivot ini, segeralah kembali ke sikap awal dan bersiap untuk melakukan langkah selanjutnya (Shooting, Dribling atau Passing)


Gambar 11. Gerakan Pivot

3. Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Manipulatif dalam Permainan Bola Basket

a) Menggiring Bola
     Pada dasarnya, teknik menggiring bola basket memiliki tujuan yang sama dengan teknik menggiring bola dalam sepak bola. Tujuan utama dalam menggiring bola adalah mempertahankan agar bola tetap milik kita dan mampu menghindari sekaligus melewati dan menyerang lawan. Hanya saja beda teknik dribbling atau menggiring bola pada basket adalah dengan memantul-mantulkan bolanya. Dengan menggunakan satu telapak tangan terbuka, biasanya pemain akan memantul-mantulkan bola basket. Sudah menjadi aturan bahwa seorang pemain basket tidak diperbolehkan menggunakan 2 buah tangannya untuk menggiring bola basket. Bahkan juga tak diperkenankan untuk mengepalkan tangan dan menggiringnya.
    Menggiring adalah salah satu dasar bola basket yang pertama kali diperkenalkan kepada pemula, karena keterampilan ini sangat penting bagi setiap pemain yang terlibat dalam pertandingan bola basket (Oliver, 2007:49). Cara melakukan menggiring bola yaitu sebagai berikut.
1. Posisi badan agak condong ke depan sehingga berat badan bertumpu pada kedua kaki  
2. Bola dipantulkan dengan satu tangan dan perkenaan bola saat menggiring pada telapak tangan, telapak tangan berada di atas bola.
3. Pada saat menggiring bola bisa bergantian atara tangan kanan atau tangan kiri dengan perkenaan telapak tangan menghadap kebawah.
3. Posisi kaki saat membawa bola lutut agak sedikit ditekuk.(Ahmadi, 2007:17):

Gambar 12. Menggiring Bola

b) Shooting Bola
        Berikut ini adalah cara melakukan teknik one hand set shoot menurut Ahmadi (2007:18):
Pegang bola dengan tangan terkuat sebagai pendorong bola dan tangan satunya sebagai mengontrol arah bola dengan posisi tangan ditekuk.
1. Posisi bola berada di depan dahi.
2. Posisi badan tegak, kaki lutut agak sedikit ditekuk.
3. Pandangan konsentrasi penuh pada arah sasaran.
4. Melangkah diikuti melompat dengan memegang bola di atas kepala dengan kedua tangan.
5. Ikuti gerakan mendorong bola untuk diarahkan ke ring basket
6. Pada saat melepas bola menggunakan jari-jari dan pergelangan tangan.
7. Mendorong bola ke arah ring basket membentuk parabola


Gambar 13. Shooting Bola

c) Lay Up
Tembakan lay-up adalah tembakan yang dilakukan dengan jarak dekat sekali dengan keranjang basket, sehingga seolah-olah bola diletakkan ke dalam keranjang basket yang didahului dengan gerak dua langkah (Ahmadi, 2007:19). Cara melakukan tembakan lay-up yaitu sebagai berikut.
1. Gerakan dari sisi kiri atau kanan ring
2. Bola dipegang dengan dua tangan di depan dada
3. Bola dipegang dengan posisi badan melayang.
4. Langkahkan kaki pertama dengan lebar, kemudian langkah kaki kedua lebih pendek dengan melompat setinggi-tingginya untuk mendekati ring. 
5. Saat mencapai titik lompatan tertinggi, tembaklah bola dengan satu tangan
6. Saat melepas bola haruslah menggunakan kekuatan kecil.
Gambar 14. Lay Up


ATLETIK

VARIASI DENGAN KOMBINASI GERAK DASAR LARI, LOMPAT DAN LEMPAR       Olahraga sederhana yang diminati oleh banyak masyarakat adalah olahraga a...